HAKEKAT PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PELATIHAN

 Peningkatan mutu sumber daya manusia pendidik dan tenaga teknis pendidikan dan keagamaan merupakan tugas pelatihan yang penting untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan. Pelatihan menjadi salah satu alternatif yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru maupun tenaga teknis keagamaan sebagai sumber daya yang kompeten dan efektif melaksanakan tugas sesuai fungsinya.


Apalagi dengan adanya TIK, Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat berperan sebagai infrastruktur pembelajaran di mana bahan ajar tersedia dalam format digital dengan begitu proses belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Para murid tidak harus terpaku belajar pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.


Teknologi informasi adalah suatu perangkat yang digunakan seseorang untuk mengolah data, mendapat informasi dan sebagainya ini sangat berpengaruh terhadap lingkungan di masyarakat serta memberikan dampak yang negatif dan positif pula tergantung bagaiman seseorang menggunakannya begitu pula dengan masyarakat yang berada dilingkungannya. 


Contohnya seperti Praktek pelatihan daring yang efisien efektif untuk mencapai kualitas sumber daya manusia yang berkualitas masih menghadapi banyak hambatan. Menurut (Ansah, 2020), hambatannya adalah; peserta pelatihan pasif sehingga pelatih kesulitan menganalisis pemahaman peserta. Konsentrasi kegiatan pelatihan pecah akibat gangguan eksternal. Kesulitan melakukan kolaborasi antarpeserta sehingga keterikatan menjadi rendah. Infrastruktur jaringan internet lemah sehingga mengganggu penyelenggaraan pelatihan. Penelitian Akhmadi (2020) pada pelatihan jarak jauh pada guru, menunjukkan bahwa kontek dan input pelatihan menunjukkan kategori sedang sehingga kurang mengoptimalkan e-learning, hal ini menunjukkan bahwa terdapat hambatan pelatihan e-learning, diantaranya ketercukupan sarana prasarana pada pelatihan e-learning.

Komentar

Posting Komentar